Galau gakpapa

Tentu boleh galau. Kalau memang harus galau. Siapa bilang gak boleh galau? Siapa yang gak pernah galau. Iya bener memang gitu. Gak perlu malu atau sok tegar. Yang penting adalah jangan biarkan kegalauan itu berlarut-larut. Bukankah kita semua gak ada yang pengen terus-terusan sedih, menderita, gak doyan makan lalu sakit.

Coba mari kita memandang dunia dengan kaca mata lain. Baca sampai tuntas tulisan ini maka nanti akan terasa bahwa Anda sedang mengenakan kaca mata baru Kita mulai dari kalimat-kalimat lawas yang sudah terkenal dulu, misalnya: hidup adalah misteri, jalani saja seperti air yang mengalir, hidup adalah perjalanan dari satu ujian ke ujian lainnya, dan lain-lain. Kenapa kita harus selalu ingat ini? Ya karena kita sering lupa, karena memang di dalam manusia ada komponen lupa. Bawaan pabrik. Kalau kita ingat ini maka apapun yang kita alami akan terasa biasa saja. Ya begitulah hidup. Bisa apa kita wong sudah terlanjur hidup. Orang kita juga tidak pesan ingin dihidupkan di dunia ini. Apakah dengan mindset seperti ini berarti kita loyo, menyerah dan tidak perlu berusaha apa-apa? Sama sekali bukan. Usaha keras tetap dilakukan, kemampuan akal tetap dimaksimalkan. Pokoknya segala cara yang masuk akal harus dikerahkan.

Cuma jangan baperan. Jangan terlalu dipikir terlalu dalam. Tidak usah berlagak seperti tokoh menderita di sinetron atau film. Tidak perlu dipas-paskan seperti lirik lagu melo. Tidak perlu merasa paling menderita. Santai saja. Besok semua masalah pasti akan menghilang sendiri.

Iklan